artikel lengkap |
 
   
 
Masuk Halaman Artikel Agribisnis
Artikel & Opini Universitas Bangka Belitung

SELAMAT BEKERJA !!!


Juni, bisa dikatakan menjadi bulan “special” bagi kampus ini. Bukan karena menyambut hari lahirnya tahun 2006 silam, atau penegerian tahun 2010 lalu, tetapi moment pergantian pimpinan diberbagai posisi dikampus. Tentu ada satu kursi yang belum berubah, yakni orang nomor satu dikampus ini yang memang diberi amanah sampai 2016. Sisanya, bisa saja berganti atau tetap melanjutkan tugasnya. Semua tergantung dinamika yang terjadi, dinamika diakar rumput atau dinamika elit, aspirasi dari bawah atau veto dari atas. Namun lepas dari semua dinamika itu, ada sebagian lain yang justru yang lebih memilih melanjutkan semedi akademik.

Spesialnya moment ini membuat satu, dua atau tiga bulan sebelumnya sudah “berseliweran” bahwa si ini jadi itu dan si itu jadi ini. Setiap orang mulai memainkan “otak politiknya” untuk mengatur-atur, mengira-ngira dan menebak-nebak, siapa menjadi apa atau siapa tidak menjadi apa-apa. Beberapa aktor mungkin juga sudah kesana kemari. Lobi-lobi dan koalisi layaknya Prabowo Vs Jokowi yang berebut RI 1.

Kampus meskipun di bawah atmosfir akademik, tetap tidak lepas dari gaya politikan-politikannya. Padahal orang politik secara akademik setahu saya cuma satu orang dikampus ini. Tetapi itulah dunia kampus, penghuni didalamnya juga punya “kepentingan” sebagai ruhnya politik.

Mari tinggalkan sejenak hiruk pikuk di atas, karena kabarnya nama-nama beserta posisinya sudah diputuskan dan mungkin SK tinggal diketik untuk ditandatangani dan stempel. Tanggal pelantikan pun sudah direncanakan Senin, 2 Juni 2014. Posisi-posisi, mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan sampai dengan Kepala Laboratorium, Ketua Lembaga dan Kepala UPT beserta sekretarisnya, Kepala Biro dan kabag-kabagnya, mungkin saja ada yang diisi oleh junior, senior atau duet keduanya. Kedua “kelas” ini diakui tidak diakui selalu muncul dalam sebuah organisasi termasuk kampus. Sebagian bahkan masih mendudukannya sebagai tolak ukur dan itu tidak salah dengan berbagai pertimbangan.

Senior penting, tetapi yang kaya dengan pengalaman dan matang dalam prestasi dan kinerja agar dapat menjadi contoh dan memberi arahan bagi yang junior. Sementara sang Junior juga tidak selalu minim pengalaman dan tidak matang, karena ukuran keduanya tidak selalu dari sisi usia. Karya dan jam terbang yang singkat tapi berisi perlu dipertimbangkan. Intinya mau junior atau senior, yang utama adalah kemampuannya dalam merangkul semua kepentingan dan berperan aktif melaksanakan tri darma perguruan tinggi dan visi kampus.

Setelah pelantikan, tugas berat sudah menanti para orang-orang pilihan ini. Dibutuhkan dukungan dan kerjasama semuanya. Lupakan dan tinggalkan semua cerita menang kalah dalam pemilihan, dukung ini dukung itu. Tetapi kita semua punya tanggungjawab yang sama untuk memajukan kampus ini dan bukan lagi mengkotak-kotakan diri.

Akhirnya kepada orang-orang terpilih, tugas baru ini bukanlah beban, tetapi merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini untuk membenahi yang masih dirasa kurang dan tingkatkan yang sudah baik. Sejarah akan mencatat nama anda yang turut memajukan kampus tercinta ini. Selamat Bekerja !!!







Penulis : Dwi Haryadi
Dosen FH UBB dan Aktif di Ilalang Institute





Dikirim oleh Dwi Haryadi
Tanggal 2014-06-02
Jam 08:11:00



Baca Artikel Lainnya :


Baca Berita :
 
 
       

 

 

 

 

 

 

Kembali ke Homepage Website Program Studi Agribisnis FPPB Universitas Bangka Belitung Homepage Agribisnis
Masuk Halaman Artikel Agribisnis
Masuk Halaman Berita Agribisnis