artikel lengkap |
 
   
 
Masuk Halaman Artikel Agribisnis
Artikel & Opini Universitas Bangka Belitung

Pengawasan Senjata Api


Beredarnya senjata api (senpi) tentu akan menimbulkan keresahan dimasyarakat, mengingat senpi sangat berbahaya. Penggunaan senpi ada yang legal alias berizin seperti yang dimiliki anggota kepolisian, TNI, Dinas/instansi dan masyarakat umum. Namun ada pula yang illegal alias tidak berizin, melanggar hukum dan sangat berpotensi digunakan untuk aksi kejahatan.

Penggunaan senpi legal dalam prakteknya ternyata tidak lepas dari berbagai masalah. Disamping ada oknum aparat yang menyalahgunakan senpinya, masyarakat yang memiliki izin senpi juga ada yang melanggar aturan, seperti untuk tindak kriminal. Disinilah aspek pengawasan dan seleksi yang ketat terhadap pemberian izin senpi sangat dibutuhkan, baik kepada aparat, terlebih masyarakat umum. Mulai dari tujuan penggunaan, tes fisik dan psikologis, rekam jejak, sampai dengan keahliannya dalam menggunakan senpi. Setelah mendapatkan izin, harus terus dilakukan pengawasan dan evaluasi. Jika tidak lagi memenuhi syarat, maka senpi tersebut harus segera ditarik. Sanksi yang tegas harus diberikan terhadap penyalahgunaan senpi legal ini, mulai dari sanksi pidana, sampai mencabutan izin senpi selamanya. Penggunaan senpi oleh masyarakat sipil sebenarnya dapat dikurangi jika ada jaminan keamanan dan ini adalah tugas bersama antara aparat dan masyarakat.

Terkait senpi illegal yang beredar, bisa berupa senpi aparat yang disalahgunakan atau senpi rakitan. Beredarnya senpi illegal ini sangat berbahaya, karena senpi illegal pada dasarnya memang dibuat, diperjualbelikan dan digunakan untuk aksi kriminal.

Beredarnya senpi dimasyarakat, baik legal maupun illegal harus mendapat pengawasan khusus dan ditertibkan sedini mungkin oleh pihak terkait, seperti Polda, sebelum terjadi penyalahgunaan yang akan menimbulkan korban. Termasuk pula beredarnya airsoft gun yang bisa disalahgunakan.

News Analysis Bangkapos, 22 Januari 2012






Penulis : Dwi Haryadi
Dosen FH UBB dan Peneliti Ilalang Institute





Dikirim oleh Dwi Haryadi
Tanggal 2012-04-06
Jam 21:37:00



Baca Artikel Lainnya :


Baca Berita :
 
 
       

 

 

 

 

 

 

Kembali ke Homepage Website Program Studi Agribisnis FPPB Universitas Bangka Belitung Homepage Agribisnis
Masuk Halaman Artikel Agribisnis
Masuk Halaman Berita Agribisnis