Berita Agroteknologi FPPB Universitas Bangka Belitung :: Indonesia

Banyak Makan Ikan, Babel Lahirkan Generasi Cerdas


TOBOALI, UBB -- Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Muh Yusuf minta kepada 82 mahasiswa KKN UBB Angkatan ke 12 di Bangka Selatan (Basel) untuk gencar mensosialisasi dan memotivasi betapa pentingnya mengonsumsi ikan kepada masyarakat di seputar lokasi KKN.

Pasalnya, di dalam ikan itu, menurut Muh Yusuf yang adalah pakar perikanan dan kelautan ini, terkandung banyak gizi yang akan membuat warga pengkonsumsinya menjadi cerdas. Efek selanjutnya akan melahirkan generasi baru berkualitas dan pemimpin andal tingkat nasional.

"Mengonsumsi ikan dalam jumlah besar itu akan melahiran generasi yang cerdas. Insyaallah, kelak dari Bangka Selatan, akan lahir banyak pemimpin tingkat nasional!," ujar Muh Yusuf ketika menyerahkan 82 mahasiswa KKN UBB kepada Bupati Basel yang diwakili Asisten II Asri Husman di Pedopo Bupati, Toboali, Selasa (18/07/2017).

Rektor menjelaskan program KKN mahasiswa UBB memang disinergikan dengan program pembangunan yang telah disusun dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Basel. Tujuannya tak lain adalah untuk mempercepat pembangunan fisik dan 'non' (bukan) fisik di tengah masyarakat.

"Oleh karena itu program apa pun dari Pemkab Basel itu harus adik-adik mahasiswa dukung!," ujar Muh Yusuf yang hadir di Pedopo Bupati Basel bersama Wakil Rektor II Agus Hartoko dan Kepala UBB Press Eddy Jajang J Atmaja.

Muh Yusuf mengingatkan KKN bukan hanya sekadar wujud pengabdian belaka. Tapi maknanya jauh lebih luas lagi; yakni wahana di dalam mengamalkan praksis ilmu pengetahuan -- yang di dapat di dalam kampus -- sehingga 'berguna' dan bermanfaat untuk masyarakat luas.

"Adik-adik banyak menimba ilmu dari berbagai referensi. Amalkan, bagikan, dan tularkan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari bangku kuliah itu kepada masyarakat, sehingga bermanfaat besar bagi pembangunan di pedesaan Basel," ujar Muh Yusuf.

Kendati demikian, lanjut Muh Yusuf, dalam mempraktikkan ilmu pengetahuannya mahasiswa KKN UBB harus bekerjasama dengan aparatur pemerintah yang ada di lokasi KKN.

"Jangan segan-segan berkordinasi dan melakukan konsultasi dengan penyuluh pertanian setempat, misalnya. Juga jalin kerjasama yang baik dengan organisasi yang ada, seperti PKK dan lain-lain," ujar Muh Yusuf.

Di Basel, UBB menerjunkan 82 mahasiswa yang berasal dari berbagai jurusan dan fakultas. Mereka melaksanakan KKN selama 35 hari di Desa Tukak Sadai dan Tanjungsangkar-Kumbung.

Asisten II Basel Asri Husman mengemukakan lingkup ekonomi masyarakat di dua lokasi KKN UBB itu hampir sama. Paling banyak berprofesi sebagai nelayan dan petani. Penduduk di Tukak Sadai sekitar 1.200 orang, sementara di Pulau Lepar 2.900 orang.

Rektor Muh Yusuf mengemukakan, selain mendukung program pembangunan Kabupaten Basel yang sudah ada, banyak hal lain yang dapat dikerjakan oleh mahasiswa KKN UBB. Di antaranya mengobservasi segenap potensi yang ada di lokasi KKN.

"Membantu administrasi desa, membantu mengelola keuangan desa. Termasuk terjun langsung mendidik siswa; seperti mengajar mengaji, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kesehatan Lingkungan dan lain-lain," ujar Muh Yusuf.

Kendati demikian Muh Yusuf mengingatkan pentingnya mahasiswa KKN menyusun jadual program kerja. Sebab KKN ke 12 hanya berlangsung selama 35 hari; berakhir 21 Agustus 2017. (Eddy Jajang Jaya Atmaja)





WISATA MANGROVE -- Rektor UBB Muh Yusuf, Warek II Agus Hartoko, Kepala UBB Press Eddy Jajang JA, dan mahasiswa KKN UBB Angkatan 12 menikmati eloknya panorama wisata hutan mangrove dan 'Jembatan Cinta' di tepi pantai Desa Tukak Sadai. Di objek wisata baru Bangka Selatan ini, wisatawan yang datang akan terpesona dengan kicauan burung pantai penghuni hutan bakau yang padat dan asri

Dikirim oleh Eddy Jajang Jaya Atmaja
Tanggal 2017-08-10
Jam 11:57:00


Silahkan Ketik Keyword untuk mencari Artikel, Feature, atau berita yang diinginkan


Baca Berita Lainnya :


Baca Artikel :
 
 
       
   

Kembali ke Homepage Website Program Studi Agribisnis FPPB Universitas Bangka Belitung Homepage Agribisnis
Masuk Halaman Artikel Agribisnis
Masuk Halaman Berita Agribisnis